Monday, April 5, 2010
★ alkisahnya ★
Saturday, April 3, 2010
★ Kisah Buku Oh Buku ★
~Pesta Buku 2009 bersama Kang Abib, penulis Ayat2 Cinta & Ketika Cinta Bertasbih. mamat tu amik gmbar Kang Abib ke gmbar aku? muahahah.. perasan2~
Tapi nak buat lagu mano lagi, dah memang kena balik. So lepas keje hari Rabu tu, aku pegi la beli tiket kat Hentian Putra. Alang2 dah sampai sana, aku seberang la jalan tu, nak pegi jugak ni pesta buku tu. Aku ade terdengar kat radio kate tutup pukul 10 malam. Tapi pukul 8 aku sampai, kebanyakan booth dah tutup. Kat ground floor tu tinggal beberapa buah je yang belum tutup. Tu pun dah kemas2. Frust xyah cerita la. Teramat sangat! Tapi xpuas kan, so aku rembat jugak 4 buah novel kat booth Darul Salam. hahaha.. ntah buku apa aku amik ni. baca sinopsis kat belakang mcm best je.hahaha.. Rezeki akak tu la kan, lewat tutup kedai. Lepas tu aku pulang la dengan kekecewaan yang mendalam di lubuk hati.
Hari jumaat pulak, lepas keje terus aku pecut pegi Putra. Nak naik bas ni pukul 9.30 malam. Jalan sesak sikit, hujan pulak lebat giler. Sampai kat Hentian Putra dah pukul 8.30. Hmm.. ade lagi sejam kan sebelum naik bas.. Ringan je kakiku ini melangkah menyeberangi jalan tu menuju ke pintu masuk PWTC. hehehe.. sebelum tu, seorang rakan aku dah bagitau, hari jumaat tutup lambat sikit, pukul 9.30. wahhh.. sebab tu aku semangat sket. Thanks Kak Diyana.
Tapi kali ni aku xmasuk pun booth lain. Aku terus menuju ke 1 tempat ni yang memang menjadi target aku. Tahun lepas, duit aku memang banyak aku 'sedekahkan' ke sini. Selesa lepas pun, aku lalu sini, tapi dah kosong. Kali ni, aku berjaya masuk..dengan penuh kegembiraan dan semangat untuk 'sedekah' lagi. Bismillah.. aku melangkah ke Planet Karangkraf!!! I like! Assalamualaikum guys! PAGI!!! hahaha.. sume staff Karangkrag dah alumni ESQ kann. hehe. Tapi aku xleh buang masa. Anis, u have 30 minutes k! Aku amik2 je mana buku2 penulis yang aku suka. Sempat amik 3 buah novel dan 1 majalah. 3 buah novel RM50 je. ok la kan. Paling best dapat buku terbaru Damya Hanna. Yeayy!! Tapi kalau dapat datang siang lagi best sebab penulis ada sekali.. xpe la Anis, syukur dengan apa yang ada.


~ Hasil keborosan & ketamakan 2010 + 2009 yg xmasuk dlm gambar di atas~
Tapi secara jujurnya, 3 buah buku di tangan tu sikit je bila berada di sana. Pengunjung2 yang datang ke sana memang niat nak beli buku. Penuh tangan, orang belakang aku tu ade la kot sampai 10 buah. Apa2 pun, aku akan jadikan aktiviti ini sebagai aktiviti tahunan aku. haha. InsyaAllah, kalau diberi kesempatan dan umur yang panjang. Akhir kalam.. jadikanlah membaca budaya kita. Renung2 kan dan selamat beramal~ hahaha..
Thursday, April 1, 2010
★ Kisah April Fool ★

Tiap tanggal 1 April, ada saja orang—terutama anak-anak muda—yang merayakan hari tersebut dengan membuat aneka kejutan atau sesuatu keisengan. April Fools Day, demikian orang Barat menyebut hari tanggal 1 April atau lebih popular disebut sebagai ‘April Mop’. Namun tahukah Anda jika perayaan tersebut sesungguhnya berasal dari sejarah pembantaian tentara Salib terhadap Muslim Spanyol yang memang didahului dengan upaya penipuan? Inilah sejarahnya yang disalin kembali sebagiannya dari buku “Valentine Day, Natal, Happy New Year, April Mop, Halloween: So What?” (Rizki Ridyasmara, Pustaka Alkautsar, 2005)
SEJARAH APRIL MOP
Perayaan April Mop yang selalu diakhiri dengan kegembiraan dan kepuasan itu sesungguhnya berawal dari satu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan. April Mop atau The April’s Fool Day berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487 atau bertepatan dengan 892 H. Sebelum sampai pada tragedi tersebut, ada baiknya menengok sejarah Spanyol dahulu ketika masih di bawah kekuasaan Islam.
Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah bisa dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walau sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah Barat yang berupa pegunungan.
Islam telah menerangi Spanyol. Karena sikap para penguasa Islam begitu baik dan rendah hati, maka banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan hanya beragama Islam, namun mereka sungguh-sungguh mempraktekkan kehidupan secara Islami. Mereka tidak hanya membaca Al-Qur’an tapi juga bertingkah laku berdasarkan Al-Qur’an. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.
Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun mereka selalu gagal. Telah beberapa kali dicoba tapi selalu tidak berhasil. Dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam di Spanyol. Akhirnya mata-mata itu menemukan cara untuk menaklukkan Islam di Spanyol, yakni pertama-tama harus melemahkan iman mereka dulu dengan jalan serangan pemikiran dan budaya.
Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirim alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari ketimbang baca Qur’an. Mereka juga mengirim sejumlah ulama palsu yang kerjanya meniup-niupkan perpecahan di dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.
Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai pasukan Salib. Penyerangan oleh pasukan Salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang idbantai, juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua, semuanya dihabisi dengan sadis.
Satu persatu daerah di Spanyol jatuh, Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara Kristen terus mengejar mereka.
Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara Salib mengetahui bahwa banyak Muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara Salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar dari Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka.
“Kapal-kapal yang akan membawa kalian keluar dari Spanyol sudah kami persiapkan di pelabuhan. Kami menjamin keselamatan kalian jika ingin keluar dari Spanyol, setelah ini maka kami tidak lagi memberikan jaminan!” demikian bujuk tentara Salib.
Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Beberapa dari orang Islam diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah dipersiapkan, maka mereka segera bersiap untuk meninggalkan Granada bersama-sama menuju ke kapal-kapal tersebut. Mereka pun bersiap untuk berlayar.
Keesokan harinya, ribuan penduduk Muslim Granada yang keluar dari rumah-rumahnya dengan membawa seluruh barang-barang keperluannya beriringan jalan menuju pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai tentara Salib bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumahnya. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara Salib menggeledah rumah-rumah yang telah itinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika para tentara Salib itu membakari rumah-rumah tersebut bersama orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.
Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan hanya bisa terpana ketika tentara Salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang tentara Salib itu telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.
Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara Salib itu segera membantai dan menghabisi umat Islam Spanyol tanpa perasaan belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Dengan buas tentara Salib terus membunuhi warga sipil yang sama sekali tidak berdaya.
Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman. Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia Kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The Aprils Fool Day).
Bagi umat Islam April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan saudara-saudaranya seiman disembelih dan dibantai oleh tentara Salib di Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas jika ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Sebab dengan ikut merayakan April Mop, sesungguhnya orang-orang Islam itu ikut bergembira dan tertawa atas tragedi tersebut. Siapa pun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, beberapa abad silam.
So.. apakah anda termasuk orang yang merayakannya?
Semoga kita mendapat manfaat daripada sharing ini. Ya Allah, ampunilah kami yang jalil ini..
★ Kisah Earth Hour 2010 ★
Time : 8.30 pm - 9.30 pm
Venue : Worldwide
~Aishah Sinclair, Sazzy Falak & Daphne Iking have signed up at www.earthhour.org/malaysia ~
Yuhuu.. I have an opportunity to make a contribution to a global effort called 'Earth Hour". For the second time, I was celebrating the Earth Hour with the rest of the world. Also second time for SD Healthcare Group and I can have seen so many strong commitment and self initiatives demonstrated by departments and individual within the Healthcare Group.
Let's the spirit of Earth Hour continue to be incorporated in our daily life. What we really need to do is just a simple move - to switch off those non-essential life when it is not in use. * hihi..mcm bagos je.
I have some photos of the Earth Hour moments and would like to share with you. So, enjoy viewing and sharing !
~Link Bridge~
~Our nurses in wards & Operating Theatre~




